Cara Mendapatkan IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil)

IUMK terbilang wajib dimiliki buat Anda pelaku UMKM. Dengan punya IUMK, Anda berhak mendapat bantuan pemerintah, seperti:

  1. Fasilitas pembiayaan,

  2. Dana alokasi khusus, hingga

  3. Pendampingan hukum.

Bantuan di atas sesuai dengan PermenkopUKM nomor 2 tahun 2019 tentang Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Bagi Usaha Mikro dan Kecil,

Apa itu IUMK?

Izin Usaha Mikro Kecil atau IUMK adalah tanda legalitas berupa naskah yang dikhususkan bagi pelaku usaha mikro atau usaha kecil. 

Usaha mikro dan kecil yang dimaksud adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang telah memenuhi kriteria sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Kriteria bisnis yang disebut UMKM

Berikut kriteria usaha mikro dan usaha kecil yang tertuang dalam UU Nomor 20 Tahun 2008:

Kriteria usaha mikro

  1. Kekayaan bersih di bawah Rp50 juta, tidak termasuk tanah dan bangunan usaha; atau

  2. Penjualannya di bawah Rp300 juta setahun.

Kriteria usaha kecil

  1. Kekayaan bersih antara Rp50 juta hingga Rp500 juta,  tidak termasuk tanah dan bangunan usaha; atau

  2. Penjualannya antara Rp300 juta hingga Rp2,5 milyar  setahun. 

Izin Usaha Mikro Kecil akan diterbitkan oleh Lembaga OSS (Online Single Submission). Sejak dikeluarkannya Peraturan Pemerintah RI Nomor 24 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, OSS menjadi satu-satunya akses dalam pengajuan izin usaha, termasuk IUMK.

Fungsi IUMK

Mengutip PermenkopUKM nomor 2 tahun 2019 Bab 1 Pasal 2, IUMK berfungsi untuk memberikan kepastian hukum dan sarana pemberdayaan bagi Pelaku Usaha Mikro dan Usaha Kecil dalam mengembangkan usahanya. 

IUMK sendiri nantinya akan berguna bagi pelaku usaha mikro secara perseorangan untuk mendapatkan payung perlindungan hukum secara resmi. Jika sudah memiliki IUMK, izin ini akan terus berlaku selama pemilik usaha menjalankan bisnisnya sesuai ketentuan yang tertulis dalam peraturan perundang-undangan.

Keuntungan Punya IUMK

Berikut adalah beberapa keuntungan yang dapat Anda rasakan jika Anda punya IUMK.

Mendapatkan perlindungan hukum

IUMK menjadi tanda pengakuan yang paling sah dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai perlindungan hukum bagi pengusaha mikro dan/atau kecil. Maka dari itu, bagi Anda pengusaha mikro dan/atau kecil yang telah memiliki IUMK artinya secara resmi telah memiliki legalitas usaha resmi dari pemerintah. Perlindungan hukum resmi dari IUMK akan memberikan kepercayaan dan kekuatan pada bisnis Anda.

Membuka peluang kerjasama yang lebih besar

Usaha mikro dan/atau kecil yang memiliki IUMK akan diberikan kemudahan dalam menjalin kerjasama dengan berbagai pihak.

Mitra atau pihak eksternal yang ingin mengajak Anda bekerja sama juga akan merasa lebih percaya. Dengan demikian, jika Anda membutuhkan bantuan dari pihak eksternal, Anda dengan mudah dapat mencari orang yang bersedia, melihat kredibilitas bisnis Anda yang sudah memiliki izin yang sah secara hukum.

Melindungi lokasi usaha 

Bila suatu saat terjadi sengketa dan masalah yang tidak terduga sehubungan dengan lokasi usaha, IUMK dapat memberikan jaminan hukum, keamanan, serta perlindungan.

Memberikan akses permodalan yang lebih luas

Sebagai pengusaha tentu Anda memerlukan permodalan yang cukup besar untuk mengembangkan dan memperlebar sayap usaha Anda. Perlu Anda ketahui bahwa salah satu dokumen yang menjadi persyaratan pinjaman modal usaha adalah dokumen perizinan resmi. 

IUMK merupakan surat legalitas sah yang akan memudahkan Anda dalam pengajuan pinjaman usaha. Dapat dikatakan, IUMK membukakan akses permodalan atau pembiayaan yang lebih luas bagi pengusaha baik kepada lembaga keuangan bank maupun non-bank.

Mendapatkan pendampingan dan pengembangan usaha

Pengusaha pemegang IUMK akan mendapatkan pendampingan dan pengembangan usaha resmi dari pemerintah. Melalui program yang dapat Anda peroleh dari IUMK, usaha Anda akan lebih berpotensi untuk berkembang lebih cepat ketimbang pengusaha yang tidak memiliki IUMK.

Misalnya, Anda dapat mengikuti pemberdayaan langsung dari pemerintah berupa pembinaan serta pendamping bimbingan secara teknis. Tentu hal ini dapat memberikan nilai tambah bagi kemajuan bisnis Anda.

Masa Berlaku IUMK

Bisa dikatakan, masa berlaku IUMK tidak terikat pada periode waktu tertentu. 

Mengacu pada PermenkopUKM nomor 2 tahun 2019 Bab III Pasal 6, IUMK berlaku selama Pelaku Usaha menjalankan usaha dan/atau kegiatannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Haruskah UMKM Punya IUMK?

Jawabannya bergantung kepada keseriusan Anda dalam mengelola sebuah usaha. 

Bila saat ini Anda sedang menjalankan bisnis mikro atau bisnis kecil dan merasa akan mengembangkannya ke level yang lebih tinggi, maka memiliki IUMK akan membuka banyak keuntungan bahkan kesempatan yang baik bagi usaha Anda. 

Lagipula, pembuatan IUMK relatif mudah dan tanpa biaya alias gratis. 

Syarat Membuat IUMK

  1. Fotokopi KTP penanggung jawab usaha.

  2. Fotokopi Kartu Keluarga.

  3. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

  4. Surat pengantar dari RT atau RW tempat lokasi usaha berada.

  5. Surat kepemilikan tanag atau sewa menyewa.

  6. Formulir IUMK yang telah terisi secara lengkap meliputi data:

  7. Nama.

  8. Nomor KTP.

  9. Nomor telepon.

  10. Alamat.

  11. Kegiatan usaha.

  12. Sarana usaha yang digunakan.

  13. Jumlah modal usaha.

  14. Pas foto berukuran 4×6 sebanyak 2 lembar.

Langkah Membuat IUMK

Sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor.83 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Izin Usaha Mikro dan Kecil dan website OSS, berikut langkah-langkah membuat IUMK setelah syarat berkas-berkas di atas terpenuhi:

Secara offline di kantor kecamatan

  1. Isi formulir dan lengkapi dokumen persyaratan. Lalu serahkan ke kantor kecamatan setempat.

  2. Camat menerima lalu memeriksa kelengkapan dan kebenaran dari formulir dan dokumen persyaratan.

  3. Bila lengkap dan benar, camat langsung memberi satu lembar naskah IUMK.

  4. Jika belum lengkap, camat mengembalikan formulir dan dokumen persyaratan, lalu meminta Anda melengkapinya dalam  periode tertentu.

Secara online lewat website OSS

Ada 3 tahap yang perlu Anda lakukan untuk membuat IUMK secara online:

A. Bikin akun OSS

  1. Buka www.oss.go.id/oss

  2. Klik tombol “Daftar” di kanan atas.

  3. Isi formulir yang terdiri dari:

  4. Jenis identitas.

  5. Nomor Induk Kependudukan (NIK).

  6. E-mail.

  7. Jenis pelaku usaha.

  8. Nama (sesuai KTP).

  9. Tanggal lahir.

  10. Negara asal.

  11. Nomor telepon.

  12. Website usaha.

  13. Klik tombol “Daftar”.

  14. Cek email konfirmasi yang dikirim oleh OSS.

  15. Buka email registrasi dari OSS.

  16. Klik tombol “Aktivasi”, maka akun OSS Anda telah aktif.

  17. Selesai.

B. Login ke website OSS untuk lengkapi data

  1. Cek email verifikasi yang dikirim oleh OSS. Di dalam email, terdapat password yang bisa Anda gunakan untuk login ke website OSS.

  2. Buka www.oss.go.id/oss lalu klik tombol “Login”.

  3. Masukkan alamat email Anda di bagian “Username”.

  4. Masukkan password yang tadi dikirim lewat email.

  5. Klik tombol “Login”.

Setelah berhasil login, selanjutnya Anda melengkapi data.

  1. Klik “Perizinan Mikro” pada menu di sisi kiri.

  2. Klik tombol “Lanjutkan”.

  3. Klik tombol “Pengajuan Baru”.

  4. Lengkapi data pribadi yang ditanyakan:

  5. Nomor telepon.

  6. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

  7. Pendidikan terakhir.

  8. Modal atau kekayaan bersih.

  9. Klik tombol “Simpan dan Lanjutkan”.

  10. Klik tombol “Tambah Data”.

  11. Lengkapi data tentang bisnis Anda:

  12. Nama usaha.

  13. Sektor usaha.

  14. Bidang usaha.

  15. Sarana usaha yang digunakan.

  16. Alamat usaha (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa).

  17. Status tempat bisnis.

  18. Jumlah karyawan.

  19. Perkiraan hasil penjualan per tahun.

  20. Klik tombol “Simpan Data Usaha”.

  21. Selesai.

C. Download NIB dan IUMK

  1. Klik data usaha yang sudah Anda buat.

  2. Klik tombol “Simpan dan Lanjutkan”.

  3. Klik data usaha.

  4. Klik tombol “Proses NIB”.

  5. Klik tombol “Lanjutkan”.

  6. Klik tombol “NIB” untuk menerbitkan NIB, atau tombol “Cetak Izin Usaha” untuk menerbitkan IUMK. Kedua dokumen dapat Anda download ke smartphone atau dicetak. 

  7. Selesai.

Masih ada yang bingung? Tulis di kolom komentar ya.

3 views0 comments